Lynnax Game Development Log – Zack dan Alyssa

Lynnax Game Development Log – Zack dan Alyssa

Yuu huu! Gimana kabarnya? Baik? Yeah, Me Too. Pada Lynnax Game Development Log Gw sekarang mau ngomongin Sprites kedua hero dalam Project game gw, Zack sama Alyssa. Oke, langsung saja dah ke TKP!

Sesuatu yang entah bisa sesuai dugaan gw atau enggak terjadi pada gw. Ini soal masalah DLC nih guys. Soalnya gw baru tahu kalau ternyata semua DLC pada RPG Maker hanya bisa berfungsi di RPG Maker MV versi Steam nih, guys. Sedangkan versi MV yang gw punya adalah yang versi gratisan alias yang bukan dari Steam. Jadi, DLC yang berjudul Add Ons Vol.2 yang RM2k Hero Character Pack yang isinya para hero dari RTP RPG Maker 2000 itu sama sekali gak bisa berfungsi di versi MV gw yang sekarang. Damn…

But, there’s still hope. Gw terpaksa menjalankan Plan B lebih cepat dari seharusnya. Yaitu bikin Sprites-nya menggunakan teknik Frankenspriting nih, guys. Dan kali ini tugasnya agak sulit karena gw mesti nyari bagian sprites yang cocok seperti referensi yang gw cari dari Internet. Sedangkan yang ane punya masih seadanya. Alhasil, gw hanya bisa nyari secocok mungkin dengan referensi yang ane dapat dari Internet. Dan ini dia beberapa referensi karakter yang gw kumpulkan dari berbagai sumber:

Zack

Zack (RPG Maker 2003)

Alyssa

Dan begini nih sprites-nya. Ternyata, bikin karakter dengan teknik ini gampang-gampang susah lho…. Gampangnya adalah gak perlu skill gambar yang mumpuni untuk membuat sprite yang bagus. Tinggal cari part, tempel, edit, udah. Bagian susahnya? Kalau terpaku pada referensi mesti nyari bagian yang cocok. Masalahnya, untuk mencari bagian yang cocok rada sulit lho… Ya iyalah, nyari koin lima ratus perak di tumpukan jerami aja susah, apalagi nyari part yang gw butuhkan di internet. Karena sulit nyari bagian yang cocok, ya udah pake yang alakadarnya.

Untuk Zack sendiri, gw pake rambut dari Kadokawa dan akang Maig-san. Pakaiannya ngambil dari Kadokawa untuk jaket, serta kaus dan bawahan dari Yorushi (ヨルシ). Habis itu diedit dengan menghapus bagian yang gak penting menggunakan layer mask dan mengubah warnanya menggunakan Adjustment Hue/saturation. Begini deh penampakannya.

Sprites VIPRPG Zack versi buatan gw

Untuk Alyssa lebih sulit lagi. Meski tampak simpel, ternyata bingung mau nemuin mana yang cocok. Jadinya, untuk parts-nya gw terpaksa pake yang ada dulu aja, deh. Yang penting game-nya gak sampai abandoned lagi saat gw pas SMP hingga Kuliah. Begini deh penampakannya. Kalau dilihat hasilnya, jauh banget ya dari ekspektasi gw! Overall, i’m pretty happy with result…. Seenggaknya.

Sprite VIPRPG Alyssa versi gw.
Sprite VIPRPG Alyssa versi gw. Yeah, at least i tried.

Yosh, demikian curhat soal sprites Zack sama Alyssa di Lynnax Game Development Log kali ini, nanti kalau ada update gw post disini. Oke deh, adieu alias sampai jumpa!

Lynnax Gamedev Log – Hambatan Soal Sprites

Lynnax Gamedev Log – Hambatan Soal Sprites

Gue mau ngomong seputar hambatan yang gw hadapi kali ini. Yaitu soal sprites yang gw pake untuk proyek gw. Ada hambatan yang harus gw selesaikan untuk memastikan proyek ini berjalan dengan lancar. Apa sajakah itu?

Main Heroine’s Sprite, Lynnax

Pertama soal Sprite-nya Main Heroine game gw, Lynnax. Aku bikin sprites-nya Lynnax menggunakan teknik Frankenspriting. Yaitu teknik menggambungkan beberapa bagian sprites menjadi satu mulai badan, pakaian, rambut, mata, dan aksesoris. Nah, gw menggunakan teknik ini karena menurut gw agak gampang sih gak usah cape-cape gambar satu-satu. Berikut ini referensi yang gw pake untuk bikin karakter ini.

Referensi pertama untuk bikin sprites main heroine
Source: VIPRPG
Referensi Kedua untuk bikin sprites main heroine
Source: VIPRPG

Dan ini nih hasilnya. Yeah, gak semirip ekspektasi gw, sih. Tapi gw puas dengan hasilnya.

Sprite yang merupakan hasil editanku
Credits: Kadokawa RTP, MaigMemple, Ice, Umidori

Untuk kedua hero yang sisanya (Zack dan Alyssa), ceritanya lain lagi. Gw gak nemu sprites gratis RTP RM2K yang siap pakai buat MV. Kalaupun ada, itupun juga harus bayar. Ada yang namanya Add Ons Vol.2 RM2K Hero Character Pack yang isinya adalah para heroes dari RTP RPG Maker 2000 yang jadul itu. Harganya sih lumayan murah. Cuma 90-105 ribu Perak elu udah dapat satu pack lengkap dengan Sprites Jalan, Sprites Tepar, Sprite SV Battlers, Facesets dengan dua style (MV dan Rm2k), dan juga Bust art yang udah di-remaster. Pengen beli Add-on kayak gini nih. Tapi, setelah gw baca review-nya, banyak yang gak puas sama DLC seperti ini. Bahkan ada yang kecewa karena udah di-instal, tapi gak ketemu gitu file-nya. Jadi , buat jaga-jaga, gw harus bikin dari nol. Mulai nyari parts yang gw rasa cocok, masukin ke base, ubah warnanya, sudah. Buat yang penasaran, bisa dilihat penampakannya.

Itulah hambatan soal sprites yang ingin aku ceritakan pada elu semua. Semoga game-nya bisa segera selesai dan ada yang download meski dikit. Oke wes, sugeng dalu.

Lynnax Game Development Log – Prototype Completed

Lynnax Game Development Log – Prototype Completed

Hey There, bro/sis! Udah lama banget nih gak update. Nyari waktu yang tepat buat update blog aja lebih sulit daripada nyari pacar! Gw mesti harus nyambi kerja saat work from home hasil kegabutan yang tidak beralasan. Udahan dulu curhatnya! Let’s talk about progress dalam Lynnax Game Development Log pertama ini!

Alhamdulillah, akhirnya prototype gw berhasil selesai. Meski gak sesuai sama ekspektasi gw, gw pada akhirnya berhasil menyelesaikan prototype untuk game ini. Dan begitu menyelesaikannya, disitu kadang gw merasa puas gitu. Tapi, it’s still a long long way to go… Perjalanannya masih panjang untuk menjadi sebuah permainan yang bisa dimainkan…

The Prototype

Jadi untuk prototype-nya, kita akan ngomongin mekanisme kota-nya dulu. Dalam setiap RPG, pasti ada yang namanya kota. Kalau gak kota, yang bukan game RPG Namanya! Nah, di kota itu, ada fitur-fitur pokok dalam setiap kota. Mulai dari Toko, Inn, sampai NPC-NPC-nya. Nah, dalam prototype gw ini, selain unsur-unsur yang wajib ada di RPG (Toko Senjata, Toko Item, Inn, dkk). Yeah, pokoknya kayak kota pada umumnya aja sih.

Gameplay Prototype

Dan untuk gameplay-nya gw buat kayak RPG pada umumnya. Cuma, gw ngasih berberapa fitur nih, guys. Mulai Quest Journal dari Galv untuk main quest dan side quest. Lalu untuk World Map-nya gw bikin ala Final Fantasy Mystic Quest dan Super Mario World. Gw juga tambahin mini game Chest Room ala Dungeons and Treasures. Habis itu ada Fitur Equip Skill yang terinspirasi dari game Insurgence bikinan Platoonic Studios. Hingga event triggered encounter kayak Final Fantasy Mystic Quest ama Earthbound.

Gw juga akan menambahkan Skill Shop sebagai fasilitator untuk Equip Skill yang nanti akan gw jelasin selanjutnya.

Bicara soal toko skill, gw gak pengen kita beli lebih dari satu skill alias satu chara satu skill. Gw maunya setiap toko menjual skill-skill yang hanya bisa sekali beli. Jadinya, gw install plugin EIS Shop System dari Kino. Dengan menambahkan script ‘KR.ShopManager.restockShop(shopId, itemInformation);’, kita bisa membatasi jumlah stock dalam suatu item/equip. Ini hasilnya.

Sebelum kita beli skill. Setelah skill dibeli.

Untuk battle-nya, gw menggunakan battle system sideview ala Final Fantasy jaman SNES. Gw maunya bikin battle yang terinspirasi sama Final Fantasy guys. Gw nambahin berberapa fitur seperti Active Time Battle, Ganti Sasaran dan Scope (satu musuh atau semua musuh), Animasi senjata, animasi jurus, dan juga kalau pake sihir buat nge-heal kawan bisa nyakitin musuh tipe undead. Begini deh penampakan battle-nyaTadinya gw nyoba tambahin cursor buat target. Tapi, sayangnya malah screwed up alias berantakabn. Ketika gw ganti sasaran dari temen ke musuh, char yang harusnya gak ada cursor-nya malah kelihatan cursor-nya. Ya udah gw ngilangin fitur cursor buat target. Soalnya kalau dipaksa jadi tambah ancur. Begini nih penampakannya.

Prototype Battle System yang mau gw pakeYups, demikian Lynnax Game Development Log kali ini. Semoga game-nya bisa selesai dengan lancar tanpa hambatan dan game gw juga bisa di-download meski gak banyak. Doain agar project game gw gak sampe abandon, ya! Oke deh, Sugeng dalu!

Ciri Khas RPG Jepang alias J-RPG

Final Fantasy sebagai salah satu Game RPG Jepang terbaik.
Final Fantasy sebagai salah satu Game RPG Jepang terbaik.

RPG Jepang (Japanese RPG) atau yang lebih dikenal dengan sebutan J-RPG adalah sebuah cabang RPG yang diminati oleh banyak sekali gamers. Sejak diperkenalkan pertama kali tahun 80’an lewat Dragon Quest dan Final Fantasy, J-RPG mencuri hati para gamer di seluruh dunia. Saat ini banyak sekali J-RPG yang bermunculan di pasar game di seluruh dunia lengkap dengan ciri khasnya. Mulai dari The Legend of Zelda yang memamerkan aksi yang fantastis, hingga Fire Emblem yang mengandalkan Turn Based Strategy yang keren. RPG Jepang selalu berada di hati setiap gamers dan wajib dijadikan koleksi penikmat game RPG.

Ternyata, J-RPG menghadirkan pendekatan permainan yang berbeda dari RPG Barat. Selain hadirnya sitem leveling dan kebebasan pengelolaan karakter sebagai elemen utama, terdapat aspek-aspek kental yang dimiliki oleh J-RPG. Seperti karakter yang dimainkan, mekanisme gameplay, battle system, pembawaan cerita, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah beberapa ciri khas seputar J-RPG yang perlu untuk kamu tahu! Here we go!

Ciri Khas Japanese RPG

Pembawaan Cerita RPG Jepang

Cerita yang dipakai pada J-RPG kebanyakan jalan sudah diatur oleh developer dan tidak bisa diubah lagi. Pada dasarnya, alur cerita JRPG memiliki tema yang sama: Mengisahkan sekelompok orang yang terdiri dari jagoan dan teman-temannya yang memiliki misi menyelamatkan dunia dari kejahatan. Biasanya tokoh utama J-RPG memiliki latar belakang seorang yatim piatu yang ternyata mengetahui bahwa saudara
atau ayahnya adalah musuh yang ia lawan selama ini seiring berjalannya cerita atau dia yang dipilih untuk menyelamatkan dunia dari kejahatan.

https://wallpapercave.com/wp/wp3508523.jpg
Plot RPG Jepang Pada umumnya adalah pertempuran kebaikan melawan kejahatan.

J-RPG juga jarang sekali menampilkan keputusan yang akan mempengaruhi jalan cerita tersebut dan cenderung linear. Walau demikian, ada juga game J-RPG yang cenderung menghadirkan storyline yang memiliki jalan cerita bercabang seperti Chrono Trigger ataupun Romancing SaGa.

Tidak jarang J-RPG juga menyisipkan comic relief atau humor yang menambah nilai dari sebuah game atau bahkan ada game J-RPG yang memiliki unsur comic relief yang jauh lebih dominan dibanding gameplay-nya.

Sang Protagonis

Cloud Strife sebagai salah satu Main Chara di game Final Fantasy 7
Cloud Strife sebagai salah satu Main Chara di game Final Fantasy 7

Protagonis pada RPG Jepang cenderung ‘Siap Saji’. Artinya, kita akan memainkan sesosok karakter yang sudah disiapkan oleh developer beserta storyline yang akan ditempuh. Hal ini secara tidak langsung membuat J-RPG menghadirkan alur cerita yang linear. Kita ambil contoh Final Fantasy 7 dimana hero pada game ini adalah Cloud Strife, dimana dalam game-nya kita cukup mengelola perkembangan sang karakter sekaligus mengikuti alur cerita yang disajikan.

Grafis RPG Jepang

Tales of Abyss dengan grafis 2D ala Anime dan Manga
Tales of Abyss dengan grafis 2D ala Anime dan Manga

Grafis pada J-RPG mungkin dipengaruhi oleh budaya anime yang sangat populer di seluruh dunia. Mulai karakter-karakter 2D maupun 3D dengan rambut yang beragam warna, heroine yang bohay dan kawaii, hingga karakter cowok yang tampan. Latar tempat yang disajikan di J-RPG sarat dengan elemen fantasi yang di luar logika (istana di atas awan). Hal ini tidak berlaku untuk J-RPG seperti Dark Souls dimana temanya bertema fantasi abad pertengahan yang cenderung edgy dan realistis.

Para Heroine di game Cyberdimension Neptunia Four Goddesses Online
Para Heroine di game Cyberdimension Neptunia Four Goddesses Online

J-RPG juga lebih berani hadirin fanservice di dalam game-nya yang dapat menggaet gamer cowok kesepian. Siapa sih yang gak suka sama body heroine game yang molek ketika menggunakan pakaian ketat? Atau gadis loli yang saking imutnya bikin kita nyubit pipinya? Atau momen saat kita (gak sengaja) ngintip celana dalam yang dipakai heroine (maaf) saat kita mainin game-nya?

Fanservice pada Game RPG Jepang
Mbak, pantsu-nya kelihatan, mbak!

Untuk efek khusus yang ditawarkan J-RPG pada pertempuran ataupun cutscene, efek khusus yang disajikan J-RPG membuat mata kita kayak dimanjain ama visual efek yang bikin kita bilang ‘Wow’ saat kita memainkannya

Spesial efek yang memukai pada Game Tales of Berseria bikin kita betah mainin game-nya sampai berjam-jam.
Spesial efek yang memukai pada Game Tales of Berseria bikin kita betah mainin game-nya sampai berjam-jam.

Mekanisme Gameplay

Storyline RPG Jepang yang linear secara tidak langsung menghadirkan latar tempat yang lebih kecil seperti dungeon, kota ataupun tempat lainnya dengan aksesbilitas yang lebih terbatas. Aktifitas sampingan yang dihadirkan J-RPG cenderung terbatas dalam menghadirkan backstory dan lebih berfokus pada pemberian reward yang bermanfaat untuk pengembangan karakter. Hal inilah yang membuat game-game J-RPG perlu melakukan Grinding untuk memperkuat karakternya. Contohnya pada game Final Fantasy XII, dimana kita dapat berburu monster-monster langka untuk memperoleh EXP tambahan, Gil/Uang, atau bahkan senjata langka. Beberapa Hunt bahkan lebih sulit daripada final boss-nya.

Di Final Fantasy 10, ada juga lho hunt yang lebih susah daripada final boss-nya.
Di Final Fantasy 10, ada juga lho hunt yang lebih susah daripada final boss-nya.

Untuk system class-nya setiap karakter sudah diatur oleh developer dan pemian tidak diberi kebebasan kita untuk mengganti kelas awal kita. Tentu saja dengan role yang berbeda pula. Meski begitu terkadang kita bisa mengganti Class atau upgrade class di tengah-tengah permainan. Ambil contoh Final Fantasy 3 dimana kita bisa mengganti class keempat tokoh kita yang jumlahnya mencapai 32 class yang bisa kita pilih. Atau Game Trials of Mana alias Seiken Densetsu 3 dimana kita mengharuskan untuk upgrade class hero kita ke tingkat yang lebih tinggi agar bisa menyelesaikan dungeon yang lebih sulit.

Pergantian/Upgrade Class pada salah satu karakter di Game RPG Jepang Trials of Mana.
Pergantian/Upgrade Class pada salah satu karakter di Game RPG Jepang Trials of Mana.

Battle System RPG Jepang

Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1987, battle system yang ditawarkan pada J-RPG adalah turn-based atau Wait-and-see. Yaitu, sistem pertarungan bergilir dimana player dan musuh saling serang secara bergantian. Sistem pengambilan gilirannya dipengaruhi oleh kecepatan (Agility) dimana yang mempunyai agility terbanyak dialah yang mendapat giliran. Contohnya Dragon Quest.

Sistem Pertempuran Dragon Quest 11 yang mengharuskan pemain dan musuh saling gebuk secara bergantian.
Sistem Pertempuran Dragon Quest 11 yang mengharuskan pemain dan musuh saling gebuk secara bergantian.

Seiring perkembangannya, Turn Based System selalu melalui inovasi mulai sehingga battle system J-RPG lebih dari sekedar menunggu giliran untuk bergerak dan menyerang. Mulai dari Active Time Bar dimana karakter yang ATB-nya penuh duluan akan menyerang lebih dulu. Fitur combo yang dapat hasilin serangan yang keren dan mematikan. Malahan kita bisa bertempur dengan musuh langsung di peta, tentu saja dalam pertarungan yang Turn Based kayak Chrono Trigger.

Battle system Chrono Trigger.
Battle system Chrono Trigger.

Bahkan, ada juga J-RPG kayak The Legend of Zelda dan Tales of yang pake Action Battle System sebagai sistem pertempuran dimana ini ngandalin unsur refleks, kecepatan, serta keluwesan kita untuk ngalahin musuh kita.

Tales of Vesperia yang mengandalkan sistem pertempuran penuh aksi yang melatih ketangkasan gamer.
Tales of Vesperia yang mengandalkan sistem pertempuran penuh aksi yang melatih ketangkasan gamer.

Epilogue

Sekian ciri khas J-RPG yang membuatnya berbeda dengan RPG Barat yang cenderung realistis. Semoga apa yang saya share di blog ini bermanfaat bagi kita semua. Komentar dari kalian akan memotivasi saya untuk menulis lebih banyak. Oke wes sugeng dalu.

Sumber

5 Hal yang Membedakan Genre Game RPG dengan JRPG – Gamebrott.com
Western RPG vs Japan RPG – Duniaku.com

Membahas Jenis-Jenis Genre Game

Kali ini kita akan membahas genre game yang ada di pasaran. Ada banyak  game yang tersedia di pasaran. Setiap game-nya memiliki genre mereka masing-masing. Ada yang genre-nya Action, Adventure, RPG, RTS, dan masih banyak lagi. Apa saja sih genre game yang tersedia? Yuk, bahas  lebih lanjut dengan  artikel  pertama  kita! Let’s go!

Game Action

Action merupakan jenis permainan menekankan kecepatan tangan dan kemampuan refleks pada pemain. Jenis permainan ini merupakan salah satu jenis yang banyak diminati para gamer. Jenis ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis. Yaitu First Person Shooter, Beat‘Em Up, Fighting, Third Person Action, dan Shoot em Up

First Person Shooter

Jenis permainan ini mengharuskan pemain menembaki musuh dan menyelesaikan suatu misi tertentu kayak membunuh musuh sebanyak mungkin, mengambil alih daerah musuh, menghabisi semua pemain lawan, dan lain-lain. Ciri khasnya adalah sudut pandang kamera menggunakan sudut pandang orang pertama. Jadi, pemain seolah-olah berada dalam suasana baku tembak. Contoh permainan yang menggunakan genre seperti ini adalah Point Blank, Counter Strike, Call of Duty, Dll.

Point Blank merupakan salah satu game FPS online yang diminati
Point Blank

Beat ‘Em Up

Jenis ini memfokuskan pemain agar berjalan ke suatu tempat sambil  bertempur melawan musuh yang berjumlah banyak. Biasanya beat ‘em up fokus pada pertarungan tangan kosong. Contohnya Double Dragon, Street of Rage. Variasi dari jenis ini adalah Hack and Slash atau Tusuk dan Bacok. Kayak Beat ‘em up, cuma lebih fokus pada penggunaan pedang, kapak, dll. Contohnya Golden Axe, God of War, Dynasty Warriors, dll.

Street of Rage
Dynasty Warriors merupakan salah satu contoh game Hack and Slash
Dynasty Warriors

Fighting

Fighting atau tarung merupakan genre dimana pemain bertarung satu lawan satu, entah lawannya berupa komputer atau pemain lain. Genre ini biasanya dimainkan dengan memasukan berbagai kombinasi tombol untuk bertarung. Contoh permainan yang masuk ke dalam jenis ini adalah Street Fighter, King of Fighter, Mortal Kombat, Tekken, dll.

Tekken merupakan contoh game fighting
Tekken

Third Person Adventure

Ciri khas dari jenis game ini adalah penggunaan sudut pandang  orang ketiga dalam permainan. Jadi, gerakan aksi suatu karakter yang dikendalikan oleh pemain terlihat dengan jelas. Contoh game yang masuk ke dalam genre ini adalah Tomb Raider, Splinter Cell, Metal Gear Solid, Prince of Persia, dll.

Tomb Raider

Shoot ’em up

Jenis permainan ini memfokuskan pada pertempuran udara atau luar angkasa dimana pemain menghancurkan musuh-musuh yang berbentuk pesawat atau jenis lain. Biasanya musuh muncul dari berbagai arah dan muncul dalam jumlah banyak. Pemain harus menghancurkan musuh sebanyak-banyaknya sambil menghindari tembakan-tembakan musuh yang berusaha untuk menjatuhkan pesawat milik pemain dan bertahan hingga menuju titik akhir dari suatu level. Contoh game Shoot Em Up yang terkenal adalah Raiden dan 1942 .

Salah satu game Shoot 'em up yang fenomenal pada tahun '80'-an, 1942
1942

Strategy

Strategy adalah jenis permainan yang mengharuskan pemain berpikir cepat dalam mengambil sebuah tindakan dan diperlukan sebuah strategi sebelum memulai permainan (Christiantho, 2017). Game Strategy memiliki berbagai macam sub genre seperti :

Turn Based Strategy

Jenis game ini menggunakan sistem seperti catur dimana masing-masing pemain mempunyai giliran sendiri-sendiri dalam menyusun strategi  seperti menggerakan pion/pasukan, mengatur bangunan, dan menyerang pemain lain. Kemampuan pemain dalam berpikir cermat dalam menyusun strategi merupakan poin penting dalam permainan ini. Contoh  game yang memiliki jenis ini adalah Civilization, X-COM, Fire Emblem, Super Robot Wars, Final Fantasy Tactics, dan lain-lain.

Civilization merupakan salah satu game bergenre Turn Based Strategy
Civilization

Real Time Strategy

Real Time Strategy menekankan pemain pada kecepatan berpikir sekaligus menyusun strategi. Pemain diberi dana dan sumber daya terbatas sebagai modal awal, kemudian pemain menambah sumber dayanya yang akan dipakai untuk membangun rumah, bangunan, benteng, melatih pasukan untuk menyerang wilayah musuh, dan membangun menara untuk mempertahankan wilayahnya dari serangan musuh. Contoh  game yang masuk ke jenis ini adalah Warcraft, Starcraft, Age of Empires, Stronghold Crusaders, Command and Conquer, dan lain-lain.

Contoh game RTS, Age of Empires
Age of Empires 3

Tower Defense

Tower Defense atau pertahanan benteng merupakan jenis permainan yang mengharuskan pemain mempertahankan pangkalannya dari serbuan musuh Pemain diberi uang terbatas. Dengan uang tersebut, mereka membangun menara-menara yang digunakan untuk mempertahankan benteng dari serangan musuh. Pemain mendapatkan uang dengan cara  menghancurkan musuh-musuh yang muncul dari satu titik melalui suatu rute. Contoh game yang masuk ke dalam Tower Defense adalah Plants vs Zombies.

Plants VS Zombies

Adventure

Adventure menurut Christiantho (2017) merupakan jenis genre yang memiliki dasar sebuah alur cerita di dalamnya. Ketika kita memainkannya, setelah menyelesaikan sebuah event, pemain biasanya tidak dapat kembali ke event sebelumnya. Biasanya pada game adventure akan memiliki sistem efek kupu-kupu atau butterfly effects. Artinya apa yang kita pilih saat itu, akan memengaruhi peristiwa di kemudian waktu. Contoh sub genre permainan adventure adalah: Visual Novels, Interactive Movie.

Danganronpa: Trigger Happy Havoc. Salah satu game bergenre Visual Novel

Role Playing Game

Role Playing Game atau RPG Bermain Peran adalah game yang memfokuskan pemain dalam mengembakan karakter yang diperankan. Pada awalnya pemain memulai dari level terendah dan stat awal yang lemah. Kemudian pemain menggerakan karakternya untuk memperoleh pengalaman dan uang dengan cara mengalahkan monster dan menyelesaikan quest demi quest sehingga poin statistiknya akan semakin kuat baik dari segi kecepatan, kekuatan, dan kepandaian. Contoh  game yang masuk ke jenis ini adalah Dragon Quest(barat Dragon Warrior), Serial Final Fantasy, Serial The Legend of Zelda, Ultima, Skyrim, dll.

Final Fantasy 7

Simulation

Genre ini memfokuskan pada simulasi dunia nyata sesuai namanya. Jenis ini menggambarkan berbagai macam situasi yang sama dan serupa di dunia nyata. Jenis ini dibagi menjadi beberapa macam

Flight Simulator

Menurut Henry dalam buku Panduan Praktis Membuat Game 3D (2005: 49) Flight sim merupakan jenis game simulasi yang berfokus pada penerbangan dimana simulasi yang diberikan meniru kondisi yang sebenarnya, baik kondisi pesawat dan peralatannya maupun pemandangan. Contohnya adalah Microsoft Flight Simulator.

Microsoft Flight Simulator

Technical Simulator

Technical Simulator mengharuskan pemain untuk melakukan pengaturan peralatan yang akan pemain gunakan sesuai yang diinginkan pemain.  Umpamanya dalam game balap mobil pemain harus mengatur mesin,ban, turbo, dan lain-lain yang akan dipakai untuk balapan. (Jasson, 2009). Contoh game yang termasuk genre Technical Simulator adalah game Gran Turismo.

Game Technical Simulator Gran Turismo

Real Life Simulator

Jenis game ini memungkinkan pemain menjalani kehidupan seperti halnya dunia nyata. Pemain memenuhi beberapa kebutuhan-kebutuhan hidup seperti makan, mandi, buang air, tidur, dan bersenang-senang. Pemain diberikan uang awal yang terbatas, kemudian memperolehnya dengan mencari pekerjaan, bertani, dan juga menjual aneka barang. Dari uang tersebut, akan dipakai untuk membangun rumah, membeli perabotan dan peralatan, dan juga membayar tagihan. Contoh permainan yang termasuk genre simulator ini adalah The Sims.

Contoh game Real Life Simulator The Sims

Racing

Racing atau balapan merupakan jenis game yang memfokuskan pada balapan. Fokus utamanya adalah pemain yang pertama meraih garis finish, dialah pemenangnya. Contohnya adalah Need For Speed, Gran Turismo, Daytona, Ridge Racing, dan lain-lain. Genre game ini juga terkadang menambahkan fitur pemakaian power up yang membantu para pembalap untuk memenangkan perlombaan seperti Chocobo Racing, Crash  Team Racing, dan Super Mario Kart.

Need For Speed Underground

Sport

Sports atau olah raga sesuai namanya merupakan jenis permainan yang menggambarkan olah raga di dunia nyata. Biasanya permainan ini dibuat serealistis mungkin sehingga dekat dengan olah raganya dunia nyata, meski kadang ditambahkan unsur-unsur fiksi atau bahkan fantasi. Kebanyakan genre game olah raga nampilin atlet-atlet terkenal yang ada di dunia nyata. Contoh permainan yang termasuk dalam genre ini adalah permaian sepak bola Winning Eleven, Pro Evolution Soccer, FIFA, Permainan bola Basket NBL JAM, Permainan American Footbal seperti Serial Madden, Permainan Tinju Fight Night, Olahraga Papan Seluncur Tony Hawks Pro Skater, Permainan Gulat Profesional WWE Smackdown VS Raw (Sekarang serial WWE ‘2k), dan lain-lain.

Salah satu game olah raga sepak bola, FIFA 2020

Side Scrolling

Menurut Jasson dalam buku Role Playing Game (RPG) Maker (2009: 11) Side Scrolling merupakan genre game dimana pemain bergerak ke sepanjang alur permainan ke satu arah dan menyelesaikan tugasnya. Permainan ini memungkinkan pemain untuk berlari, melompat, mengendap-endap, menghindari rintangan, dan juga bertarung melawan berbagai musuh. Contoh game yang masuk ke dalam genre ini adalah Super Mario, Sonic the Hedgehog, Contra, Megaman, dan lain-lain.

Game Side Scrolling Super Mario

Puzzle

Sesuai namanya, Genre permainan ini mengharuskan pemain menggunakan kemampuan berpikir untuk memecahkan teka-teki yang ada. Biasanya tantangannya berupa menggabungkan balok hingga menjadi satu garis, mencari barang yang ada dalam suatu daftar, memindahkan balok dari satu tempat ke tempat yang telah ditentukan, menyusun gambar, memori, menjawab pertanyaan, dan lain-lain sebagainya. Contoh game yang termasuk puzzle adalah Tetris, Bejeweled, Sokoban, dan lain-lain.

Sokoban, permainan memindahkan balok ke koordinat tertentu
Sokoban
Permainaan puzzle tetris yang terkenal
Tetris
Bejeweled merupakan salah satu game Puzzle
Bejeweled

MMOG (Massive Multiplayer Online Game).

Genre ini merupakan jenis permainan yang melibatkan banyak pemain untuk bermain bersama secara daring. Fitur utamanya adalah fitur chatbox dimana pemain dapat saling berkomunikasi satu sama lain secara daring. Permainan ini memiliki banyak genre seperti MMORPG/Permainan peran daring multipemain masif seperti Ragnarok Online, MMOFPSG Atau permainan FPS daring multipemain  seperti Point Blank dan Counter Strike Online, MOBA atau Multiplayer Online Battle Area seperti DOTA, Mobile Legends, dan lain-lain.

Mobile Legends, game MOBA yang fenomenal di seluruh dunia.
Mobile Legends
Salah satu game MMORPG yang sempat fenomenal. Ragnarok Online
Ragnarok Online

Penutup

Sekian untuk artikel pertama di blog ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua. Oke deh sugeng dalu.

Sumber:
Henry, S. (2005). Panduan Praktis Membuat Game 3D. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Jasson. (2009). Role Playing Game (RPG) Maker. Yogyakarta: Andi Offset.
Christiantho, David. 2017. Ini 8 Jenis Genre Game dan Sub Genre-nya. https://www.inigame.id/8-jenis-genre-game-dan-sub-genre-nya/. INIGAME. Diakses tanggal 20 Desember 2017.

Follow  my social  media
Facebook Fanpage:  https://web.facebook.com/cakragamedev/
Instagram: https://www.instagram.com/cakragames/
YouTube: https://www.youtube.com/channel/UC6Pt8fwzvV9Hrp-9IPlQnag/