Penjelasan dan Jenis-jenis Game Engine

Penjelasan dan Jenis-jenis Game Engine – Game Engine adalah sebuah software yang dipakai untuk membuat game. Fungsinya adalah rendering gambar 2D atau 3D, physics engine, pengaturan audio, pemrograman, pembuatan animasi game, kecerdasan buatan alias A.I, networking, streaming, pengaturan memori, dukungan lokalisasi, hingga pengaturan gambar. Sebuah game engine bisa bikin berbagai macam genre game dan melakukan porting pada konsol lain lho, guys…

Jenis-Jenis Game Engine

Menurut Ward dalam GameCareerGuide.com (2008), game engine dibagi dalam tiga jenis, yaitu:

Roll-your-Own Game Engine

Roll-your-Own Game Engine adalah jenis dimana game developer merancang sendiri game engine-nya dengan menggunakan Application Programming Interface seperti XNA, Directx dan OpenGL . Ia biasanya dipakai oleh banyak studio game indie untuk bikin game. Keunggulannya adalah fleksibel dimana ia memungkinkan pengembang untuk mengimplementasikan komponen mereka sendiri dengan bebas. Sayangnya, Game engine ini memiliki kelemahan yaitu waktu pengembangan yang lama dan game engine yang dibuat dapat menyerang balik perancangnya. Contoh game engine yang masuk kategori Roll-your-Own adalah RE Engine buatan Capcom yang dipakai dalam game Resident Evil 7 Biohazard.

RE Engine buatan Capcom yang merupakan Roll-your-Own Game Engine

Resident Evil 7 Biohazard dibuat menggunakan RE Engine.

Mostly Ready

Mostly Ready Game Engine adalah engine yang siap dipakai secara langsung pada pengembangan yang meliputi rendering, input, Antarmuka GUI, physics, dan lain sebagainya. Kebanyakan bahkan memiliki engine sendiri sehingga bisa langsung merancang game dengan beberapa pemrograman. Namun, ia punya kelemahan yaitu penggunaan relatif terbatas dibandingkan membuat game engine sendiri. Contoh game engine yang  masuk kedalam kategori ini adalah Unreal Engine.

Unreal Engine merupakan game engine yang bisa langsung dipakai.

Point-and-Click

Point-and-Click game engine merupakan game engine yang hanya membutuhkan klik mouse dengan sedikit atau bahkan tanpa pemrograman yang rumit sama sekali. Kelebihannya adalah memiliki tampilan yang user friendly sehingga membantu game developer awam untuk membuat game-nya sendiri dengan mudah dan cepat. Kekurangannya adalah pemakaiannya yang sangat terbatas pada genre tertentu saja. Namun, bukan berarti game engine ini tidak berguna. Di tangan game developer yang cerdas dan kreatif, sebuah game yang bagus bisa dibuat memakai genre yang lain dengan batasan yang ada. Contoh game engine yang masuk ke dalam kategori ini adalah Torque Game engine, Unity 3D, dan RPG Maker.

Unity merupakan game engine yang masuk kategori Point-and-Click Game Engine

Contoh lain dari Game Engine berjenis Point-and-Click adalah RPG Maker

Ending

Sekarang kita sudah belajar  mengenai jenis-jenis game engine. Semoga ilmu yang gw share ini bermanfaat bagi kita semua.