Lynnax Gamedev Log – Hambatan Soal Sprites

Lynnax Gamedev Log – Hambatan Soal Sprites

Gue mau ngomong seputar hambatan yang gw hadapi kali ini. Yaitu soal sprites yang gw pake untuk proyek gw. Ada hambatan yang harus gw selesaikan untuk memastikan proyek ini berjalan dengan lancar. Apa sajakah itu?

Main Heroine’s Sprite, Lynnax

Pertama soal Sprite-nya Main Heroine game gw, Lynnax. Aku bikin sprites-nya Lynnax menggunakan teknik Frankenspriting. Yaitu teknik menggambungkan beberapa bagian sprites menjadi satu mulai badan, pakaian, rambut, mata, dan aksesoris. Nah, gw menggunakan teknik ini karena menurut gw agak gampang sih gak usah cape-cape gambar satu-satu. Berikut ini referensi yang gw pake untuk bikin karakter ini.

Referensi pertama untuk bikin sprites main heroine
Source: VIPRPG
Referensi Kedua untuk bikin sprites main heroine
Source: VIPRPG

Dan ini nih hasilnya. Yeah, gak semirip ekspektasi gw, sih. Tapi gw puas dengan hasilnya.

Sprite yang merupakan hasil editanku
Credits: Kadokawa RTP, MaigMemple, Ice, Umidori

Untuk kedua hero yang sisanya (Zack dan Alyssa), ceritanya lain lagi. Gw gak nemu sprites gratis RTP RM2K yang siap pakai buat MV. Kalaupun ada, itupun juga harus bayar. Ada yang namanya Add Ons Vol.2 RM2K Hero Character Pack yang isinya adalah para heroes dari RTP RPG Maker 2000 yang jadul itu. Harganya sih lumayan murah. Cuma 90-105 ribu Perak elu udah dapat satu pack lengkap dengan Sprites Jalan, Sprites Tepar, Sprite SV Battlers, Facesets dengan dua style (MV dan Rm2k), dan juga Bust art yang udah di-remaster. Pengen beli Add-on kayak gini nih. Tapi, setelah gw baca review-nya, banyak yang gak puas sama DLC seperti ini. Bahkan ada yang kecewa karena udah di-instal, tapi gak ketemu gitu file-nya. Jadi , buat jaga-jaga, gw harus bikin dari nol. Mulai nyari parts yang gw rasa cocok, masukin ke base, ubah warnanya, sudah. Buat yang penasaran, bisa dilihat penampakannya.

Itulah hambatan soal sprites yang ingin aku ceritakan pada elu semua. Semoga game-nya bisa segera selesai dan ada yang download meski dikit. Oke wes, sugeng dalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *